Posted by: Hartoto | 12/24/2015

Atasi Masalah Hardisk Server yang Crash

Meskipun server linux terhitung stabil, namun tetap saja ada peluang mengalami crash disk. Terutama jika sering mati mendadak karena listrik padam terlalu lama (diatas ambang batas UPS), atau terlalu sering di matikan paksa. Salah satu tandanya muncul peringatan seperti di bawah ini:

lv_root: UNEXPECTED INCONSISTENCY; RUN fsck MANUALLY
*** An error occured during hte file system check
*** Dropping you to a shell;the system will reboot
*** when you leave the shell.
Give root password for maintenance
(or type Control-D to continue):

Masalah mejadi semakin rumit jika ternyata server tersebut tidak di backup. Salah penanganan saja beresiko kelihalangan data. Dan saya beberapa kali mengalami kejadian seperti ini.

Saat Linux Server booting, program fsck (filesystem check) akan mengecek integritas filesystem yang ada di harddisk. Jika ditemukan ada yang kurang sehat, maka muncul peringatan meminta di FSCK Manual. Nah disini sysadmin perlu turun tangan langsung…

Langkah pertama: Baca Basmalah!!!

Sebelum memulai, baca basmalah. Apapun cara yang kita lakukan. Allah juga yang akan tentukan hasilnya. Jangan sombong dengan kemampuan dan pengalaman yang kita miliki.

Ada 3 cara untuk mengatasi masalah ini:

1. Mengabaikan error

dengan cara ketik Ctrl+D sesuai instruksi di monitor. Jika masih agak sehat, kita akan masuk di OS sebagaimana biasa. Namun jika kerusakannya lumayan parah, CTRL+D akan memaksa untuk restart ulang OS.

2. Fastboot

kita reboot ulang OS, jika sampai halaman GRUB, tekan e untuk mengedit grub . Kemudian tambahkan kata fastboot di belakang konfigurasi kernel atau initrd

kernel /vmlinuz-2.6.18-92.1.22.el5 ro root=LABEL=/ console=tty0 console=ttyS1,19200n8 fastboot

Mungkin yang Anda temui tidak sama persis dengan yang di atas, tapi jangan khawatir, tambahkan saja di belakang baris yang ada root=. Setelah itu tekan control+X atau F10 untuk booting.

3. FSCK Manual

Alternatif 1 & 2 itu hanya mengabaikan error tapi sebenarnya masalahnya masih ada. Nah yang ketiga ini benar-benar memperbaiki permanen. Tapi ingat, jika salah langkah beresiko tidak masuk OS. Disitu kadang saya merasa was-was. Pernah karena buru-buru, saya main FSCK saja, setelah di restart malah tidak mau booting sama sekali.

Langkahnya login dengan memasukkan password root. Penting: Sebelum FSCK manual, pastikan root tidak termounting. Tandanya partisi root termounting adalah akan ada peringatan jika kita melakukan fsck. Jika demikian kondisinya, maka kita harus reboot ulang dan pada saat GRUP option, pilih mode recovery (biasanya ada di pilihan kedua).

Syntax fsck dilihat disini ya : http://www.thegeekstuff.com/2012/08/fsck-command-examples/

Setelah itu reboot, dan lihat hasilnya

 


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: