Posted by: Hartoto | 11/10/2014

Yang tak Terlisan #2

Ini merupakan lanjutan sepenggal kisah Yang Tak Terlisan #1 & 11-12-13 tepat setahun yang lalu. Masih juga dari sisi yang sama, rasa yang sama [bahkan lebih] meski dari kordinat yang berbeda. Sosok yang masih berusaha memantaskan diri. Sosok yang merasa semakin tidak pantas dengan segala rasa malunya pada dunia, terutama pada Zat yang menganugerahkan jiwa ini.  Hai jiwa, mengapa masih saja engkau dipersimpangan jalan padahal gunung telah menghijau. Pagar telah engkau rangkai, taman telah sementara engkau tata . Masih saja tak terlisan.

Namun di blog  ini hanya untuk menjejak, selanjutnya akan terangkai di sepertiga malamku…


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: