Posted by: Hartoto | 05/18/2013

Membuat 2 AutoIndex PHP Script 1 Konfigurasi

Alhamdulillah. Allah kembali memberikan kesempatan dan keleluasaan bagi saya untuk share lagi. Kali ini saya akan share tentang penggunaan AutoIndex PHP Script. Script ini digunakan untuk repository aplikasi. Anda dapat unduh di http://autoindex.sourceforge.net/. Script ini sangat memudahkan untuk sistem repositori. Benar tagline empunya yang mengatakan script ini sebagai A Website Directory Indexer and File Manager.

Ok. langsung saja. Saya ingin membuat 2 repository yakni untuk repository yang bersifat umum dan repository yang bersifat khusus. Ke tkp

Langkah pertama yang saya lakukan adalah mengkopikan folder script publik ke direktori VIP (kebetulan PUBLIC yang duluan saya buat). Setelah itu, saya pasangkan .htaccess di folder VIP agar ada otentifikasi password untuk mengakses folder. Cara gampangnya pake http://www.htaccesstools.com/htpasswd-generator/, akan dihasilkan 2 file yakni .htaccess & .passwd. Nah letakkan kedua file itu di direktori VIP. Setelah itu kita buat symbolic link khusus untuk password user, nama filenya .htpasswd.autoindex. Symlink itu cara kerjanya mirip-mirip shortcut di windows, tapi lebih hebat lagi tentunya🙂.

Symlink itu ada 2 macam. yang soft link dan ada yang hard link. Softlink mirip shortcut, jadi sebuah file dibuatkan link. kalau link itu dibuka, akan mengarah ke file yang dirujuk . ini yang saya pake untuk kasus di atas.

/var/www/clients/client1/web17/web/public/.htpasswd.autoindex (lokasi file yang mau di linkkan)

/var/www/clients/client1/web17/web/VIP/.htpasswd.autoindex (lokasi shorcutnya)

perintahnya (ln -s filesumber filelink)

ln -s /var/www/clients/client1/web17/web/public/.htpasswd.autoindex /var/www/clients/client1/web17/web/vip/.htpasswd.autoindex

itu sangat berguna agar user dapat mengupload di folder VIP ataupun di PUBLIC. dan perubahan di salah satunya akan sama dengan yang lain (karena hakekatnya yang berubah hanya file di publik saja).

Yang kedua adalah hardlink, ini powerfull tapi jarang kepake. Jika kita menggunakan hardlink, file file sumber dan file link sifatnya sejajar, langsung merujuk ke inode disk. jadi 2 file itu sejajar. apa yang dibuka di file link dan file aslinya sama, perubahan yang dilakukan di salah satunya.

Untuk info jelasnya bisa lihat di

 

 


Responses

  1. you’re actually a good webmaster. The website loading pace is incredible.
    It kind of feels that you’re doing any distinctive trick.
    Furthermore, The contents are masterwork. you have done a magnificent
    task on this topic!

  2. thanks


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: