Posted by: Hartoto | 02/23/2012

Perbandingan LMS

Saat ini banyak LMS (learning management system) yang dikembangkan oleh para developer. Secara umum LMS dapat dibagi ke dalam dua kelompok yakni LMS yang berbayar dan LMS yang gratis. Yang gratis itu sendiri juga memiliki bermacam-macam lisensi. Ada freeware, trial, dan open source. Nah open source ini dibagi lagi kedalam banyak turunan lisensi seperti GPL, MIT, LGPL, Public License dan masih banyak yang lainnya. Kali ini saya akan membandingkan yang open sourcenya.

LMS yang menggunakan lisensi open source cukup banyak, yang saya ketahui: Moodle,Claroline,TCExam,DoceboLMS,Omeka,eFront,OLAT – Online Learning And Training,ILIAS,LON CAPA,Sphagetilearning,OpenUSS,Sakai. Graft (2005) menggunakan 8 kriteria untuk membandingkan LMS yakni communication tools, learning objects, management of user data, usability, adaptation, technical aspects, administration, dan course management. Masing-masing kategori ini juga memiliki penjabaran lagi.

Berdasarkan kriteria tersebut, dihasilkanlah tabel perbandingan LMS sebagai berikut:

Kesimpulannya ternyata moodle menempati peringkat pertama.

Bahan Bacaan :  Graf, Sabine & Beate List. 2005. An Evaluation of Open Source E-Learning Platforms Stressing Adaptation Issues. Vienna University of Technology.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: