• Kategori

  • Pembinaan KIR SMAN 11 Makassar

    Hartoto – Hari ini, 23 November 2009 merupakan hari yang besejarah bagi SMAN 11 Makassar atau yang dikenal dengan sebutan SMANSES ini. Pasalnya hari ini kami dari Lembaga Penelitian Mahasiswa Penalaran (LPM Penalaran UNM) secara resmi menandatangani MoU pembinaan KIR di SMANSES. Saya sangat terharu, sebab cita-cita saya di awal kepengurusan dulu (periode 2008/2009) akhirnya terlaksana. Saya memikirkan bahwa saatnya Penalaran UNM turun gunung, mengaplikasikan semua ilmu yang pernah di perolehnya. Penalaran sudah memiliki sumber daya yang banyak, tapi belum siap terjun mengabdi. Read the rest of this entry »

    Blogger vs Sumpah Pemuda

    Hartoto – Hari ini bangsa Indonesia memperingati salah satu hari bersejarah yang menjadi salah satu tonggak kemerdekaan Indonesia. Tepat 81 tahun yang lalu, para pemuda Indonesia bersepakat untuk menyatukan tekad guna merebut kemerdekaan. Namun masa-masa keemasan itu telah berlalu, Indonesia telah mengalami banyak perubahan terutama pada generasi mudanya.Generasi muda yang dulu menjadi pelopor kemerdekaan kini malah menjadi pelopor munculnya masalah-masalah sosial di masyarakat. Perhatikanlah, saat ini angka kematian lebih didominasi oleh anak muda. Mereka banyak menjadi pecandu NAPZA dan sering terlibat tawuran yang tidak jelas akar masalahnya.   Read the rest of this entry »

    Pelatihan BLOG LPM PENALARAN UNM

    Hartoto – Saat ini, perkembangan teknologi informasi dan komunikasi di Indonesia sangat cepat. Hal ini perlu diperhatikan oleh para peneliti. Sifat dasar internet yang terbuka dan dapat diakses dari mana dan kapan saja membuat ini menjadi media yang ampuh untuk mempublish artikel penelitian kita. LPM PENALARAN UNM menyadari bahwa peran internet sangat penting karena saat ini banyak orang yang sering mencari referensi lewat internet. Read the rest of this entry »

    BloggerKampus.org – Spirit persatuan para Blogger Kampus

    Hartoto – Negara yang maju adalah yang lebih mengutamakan budaya tulis daripada budaya tutur. Semetara itu salah seorang presiden Republik Indonesia pernah mengatakan dalam pidatonya bahwa bangsa Indonesia lebih terbiasa dengan budaya tutur dibandingkan dengan budaya , 2009). Sangat ironis memang, padahal besarnya tulisan yang dihasilkan juga merupakan indikator kemajuan peradaban suatu bangsa. Tentunya besar yang dimaksud bukan hanya dalam ukuran kuantitas, tetapi juga kualitas. Bukankah peradapan lepas landas dari zaman prasejarah sejak manusia mulai mengenal tulisan dan meninggalkannya. Read the rest of this entry »

    Komunitas Blogger Kampus

    Hartoto – Masyarakat kampus adalah masyarakat ilmiah yang harusnya lebih mengedepankan budaya baca tulis daripada budaya tutur. Sangat ironis memang, mahasiswa kita cenderung betah semalaman berdiskusi lepas daripada berlama-lama membaca buku atau memegang penaya. Padahal bangsa yang maju adalah bangsa yang lebih mengedapanka budaya tulis daripada budaya tutur. Read the rest of this entry »